5 Masalah Yang Masih Menjadi Tantangan Dunia Kesehatan Indonesia Tahun 2018

SadarGizi.com – Perkembangan dunia kesehatan di Indonesia saat ini sudah cukup membaik. Hal tersebut terbukti dari banyaknya inovasi dunia kesehatan yang diciptakan, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Meski perkembangannya cukup pesat, Indonesia masih dilanda beberapa masalah yang juga menjadi tantangan kesehatan yang terus meningkat.

 

Data yang dihimpun Ns. Sarifudin, S.Kep,  Team Kajian Gerakan Masyarakat Sadar Gizi menjelaskan bahwa ada 5 masalah kesehatan yang masih menjadi masalah dan tantangan kesehatan Indonesia tahun 2018 yang mesti ditangani oleh pemerintah.

 

1. Kematian Ibu Akibat Melahirkan 

Angka kematian ibu ketika saat melahirkan ini sudah mengalami penurunan. Namun, jumlahnya masih tetap jauh dari target yang diharapkan. Hal ini disebabkan oleh kualitas pelayanan kesehatan ibu yang belum memadai, termasuk kondisi ibu saat hamil dan faktor-faktor lainnya.

 

2. Kematian Bayi, Balita, dan Remaja

Dalam 5 tahun terakhir, angka kematian bayi dan balita memang sudah mengalami penurunan. Namun serupa dengan angka kematian ibu akibat melahirkan, hal ini jauh masih dari target. Penyebab kematian utama pada bayi dan balita adalah Intra Uterine Fetal Death (IUFD) dan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR).Uuntuk balita, penyebab kematian utama yang dialami adalah pneumonia dan diare. Sedangkan remaja, penyebab kematian utama adalah kecelakaan transportasi.

 

3. Meningkatnya Masalah Gizi Buruk 

Saat ini, ternyata masalah gizi di Indonesia masih sangat kompleks. Tidak hanya masalah kekurangan gizi seperti kondisi anak yang lambat pertumbuhannya / pendek (stunting) tetapi kelebihan gizi juga menjadi persoalan yang harus ditangani dengan serius.

 

Kondisi stunting (pendek) sendiri disebabkan oleh kemiskinan dan pola asuh yang tidak tepat, sehingga mengakibatkan kemampuan kognitif tidak berkembang secara maksimal, mudah sakit, maupun berdaya saing rendah. 

 

4. Meningkatnya Penyakit Menular  dan Tidak Menular

Masalah penyakit menular dan tidak menuar juga masih mendominasi dunia kesehatan Indonesia. Penyakit menular diantaranya HIV/AIDS tuberkulosis, malaria, DBD, sementara Penyakit tidak menular yang paling banyak menyerang masyarakat Indonesia meliputi hipertensi, diabetes mellitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). 

 

6. Masalah Kesehatan Jiwa 

Tanpa kita sadari, permasalahan kesehatan jiwa di Indonesia itu sangat besar dan menimbulkan beban kesehatan yang signifikan. Berdasarkan data, sekitrar 15 juta jiwa masyarakat Indonesia menderita gangguan mental dan emosional. Sementara itu,  kurang dari 500.000 orang menderita gangguan jiwa berat (psikotis). Masalah gangguan jiwa di Indonesia berkaitan dengan masalah perilaku, dan sering kali berujung pada kondisi yang membahayakan diri seperti bunuh diri. (sy)